Senin, 07 Januari 2013

Surat dari Anne Ahira

Anne Ahira Newsletter
Think & Succeed!
Jumlah Pembaca:  500,000+ 
----------------------------------

"Berpikirlah seperti ratu. Ratu tidak

takut gagal. Kegagalan adalah batu
loncatan lain untuk keberhasilan" -
Oprah Winfrey
Dear Tito,
Saat Anda mengalami masa-masa sulit,
memang susah menjaga pola pikir untuk
tetap  positif dan mencegah hati
merasa sebagai seorang pecundang.
Tetapi dengan mengingat lagi
kisah-kisah orang besar, bisa
dipastikan 
setiap orang yang berhasil
pasti pernah gagal. Tetapi mereka
tidak pernah menganggap dirinya
sebagai orang gagal.
Wolfgang Mozart, misalnya, salah satu
pencipta musik genius pernah dikritik
oleh Kaisar Ferdinand yang menganggap
operanya berjudul 
The Marriage of
Vigaro "terlalu bising" dan
mengandung "terlalu banyak not".
Pelukis Vincent van Gogh yang
lukisannya mencapai rekor tertinggi
dalam nilai penjualan, 
hanya berhasil
menjual satu lukisan selama seumur
hidupnya.
Mantan presiden Amerika Serikat,
Abraham Lincoln pun punya daftar
panjang kegagalan. Gagal dalam
bisnis, berulang kali juga gagal
terpilih menjadi anggota kongres dan
senat. Hingga pada akhirnya, di tahun
1860 ia terpilih sebagai presiden
ke-16 Amerika Serikat  dan menjadi
salah satu presiden tersukses dalam
sejarah negara itu.
Pada akhirnya, tidak jadi masalah,
kapan dan di mana Anda pernah gagal
atau berapa banyak kesalahan yang
Anda buat. Saat menghadapi semua
kesulitan, penolakan dan kegagalan
itu, 
tetaplah percaya diri dan
MENOLAK menganggap diri sebagai
orang gagal.

-----Ads Plug-----------------
Be Happy! Be Positive! Be Rich! Be AsianBrain!
www.AsianBrain.com

Rabu, 02 Januari 2013

kisah Tukang Kayu .(Anne Ahira Newsletter)

Tito, Dear
Seorang tukang bangunan yang sudah tua berniat untuk pensiun dariprofesi yang sudah ia geluti selama puluhan tahun. Ia ingin menikmati masa tua bersamaistri dan anak cucunya. Ia tahu ia
akan kehilangan penghasilan rutinnyanamun bagaimanapun tubuh tuanya butuh
istirahat. Ia pun menyampaikan rencana tersebut kepada mandornya.
Sang Mandor merasa sedih, sebab iaakan kehilangan salah satu tukang kayu terbaiknya, ahli bangunan yang handal yang ia miliki dalam timnya.
Namun ia juga tidak bisa memaksa.
Sebagai permintaan terakhir sebelum tukang kayu tua ini berhenti, sang mandor memintanya untuk sekali lagi membangun sebuah rumah untuk terakhir kalinya.
Dengan berat hati si tukang kayu menyanggupi namun ia berkata karena ia sudah berniat untuk pensiun maka ia akan mengerjakannya tidak dengan segenap hati.
Sang mandor hanya tersenyum dan
berkata, "Kerjakanlah dengan yang
terbaik yang kamu bisa. Kamu bebas
membangun dengan semua bahan terbaik
yang ada."
Tukang kayu lalu memulai pekerjaan terakhirnya. Ia begitu malas-malasan.
Ia asal-asalan membuat rangka bangunan, ia malas mencari, maka ia gunakan bahan-bahan berkualitas rendah. Sayang sekali, ia memilih cara yang buruk untuk mengakhiri karirnya.
Saat rumah itu selesai. Sang mandor datang untuk memeriksa. Saat sang mandor memegang daun pintu depan, ia berbalik dan berkata, "Ini adalah rumahmu, hadiah dariku untukmu!"
Betapa terkejutnya si tukang kayu. Ia sangat menyesal. Kalau saja sejak awal ia tahu bahwa ia sedang membangun rumahnya, ia akan mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Sekarang akibatnya, ia harus tinggal di rumah yang ia bangun dengan asal-asalan.
Inilah refleksi hidup kita!

Pikirkanlah kisah si tukang kayu ini.
Anggaplah rumah itu sama dengan
kehidupan Anda. Setiap kali Anda
memalu paku, memasang rangka,
memasang keramik, lakukanlah dengan
segenap hati dan bijaksana.
Sebab kehidupanmu saat ini adalah
akibat dari pilihanmu di masa lalu.
Masa depanmu adalalah hasil dari
keputusanmu saat ini.

////////////////////////////////////////
Tito

Tolong sebarkan:  www.AnneAhiraNewsletter.com

Senin, 31 Desember 2012

tafakur di ujung Th2012

Diakhir penghujung hari , Th 2012 .Desember hujan rintik, seolah menggelitik hati untuk mencurahkan segala kegundahan hati menengok perjalanan hidup yang telah dilalui oleh diri dan bangsa Negri ini ,keinginan dan cita -cita seolah lamban menggapai asa ,tapi begitu cepat waktu berlalu seolah baru kemarin ,bermain bersama kawan -kawan masa kecil, masa remaja,masa menuju dewasa.Tapi apakah sudah cukup dewasa kah diri ini pada hari ini?, dalam menapak menjalani segala kehidupan yang penuh dengan dinamika ,adakah rasa bahagia mutlak selama ini?
Itulah bagian-bagian fikir yang menggelayuti dalam diri, rasanya belum cukup ilmu ini mencari jati diri.Diriku ,Bangsaku, Indonesiaku Duniaku ,Dunia kita,.... bangunlah ..!!!!. wahai jiwa yang selalu di taburi rahmat , songsong lah masa depan nan gemilang, telah didirikan foundasi yang kokoh oleh sesepuh bijak hidup ini, pengorbanan -pengorbanan merupakan jembatan emas menuju kebahagiaan .kembali lah pada dasar-dasar yang kokoh.

Penghujung hari terus menghampiri,mari bermenung sejenak, pergantian tahun adalah hal biasa , seperti hal nya hari kemarin dan hari ini .Mari kita lebih mendekat pada sang pencipta bertafakur mengukir dan mengukur syukur, mengharap petunjuk kepada jalan yang ALLaH ridoi, seperti jalan yang telah di berikan kepada para pendahulu yang penuh dengan rahmat , bukan jalan sesat dan zolim,,, Rabbighfirli waliwalidayaAmiiiiin....

(tb 31des2012)

Kamis, 21 Oktober 2010

Kamis, 23 September 2010

bintang dilangit

Banyak Bintang cemerlang di langit ............maka raihlah........
Banyak Halang Rintang merakit ...........maka lompatlah........
Jalan masih panjang ....................
Harapan Asih ...................jelas terpampang.